Rabu, 30 Januari 2013

7 Alasan Memilih Genset dan Forklift Buatan Indonesia


Hallo sahabat setia sewa genset, gimana kabar kalian?semoga baik-baik saja ya hehehe.. Baiklah sahabat setia Jasa Sewa Genset, kali ini kita akan membahas 7 Alasan Memilih Genset dan Forklift Buatan Indonesia. Ada berbagai genset yang sangat baik di dunia ini, genset tersebut dapat mendukung berbagai kapasitas produksi dan mendukung kapasitas listrik yang dibutuhkan oleh perusahaan baik dalam kapasitas besar maupun dalam kapasitas yang sangat kecil untuk keperluan pribadi dan keperluan lain sesuai dengan yang dibutuhkan.Lalu mengapa memilih forklift dan genset Indonesia? Apa keuntungan yang kita dapat bila kita memakai genset buatan Indonesia? Kita Sewa Genset Indonesia akan meberitahu 7 alasan memilih produk dari Indonesia tersebut... Simak ya sobat :)

7 Alasan Memilih Genset dan Forklift Buatan Indonesia :

  • Meminimalisasi biaya pengiriman
  • Menjaga kualitas barang
  • Proses klaim garansi yang lebih mudah
  • Mencegah terjadinya penipuan
  • Dapat memilih produk lebih jelas
  • Banyak pilihan supplier
  • Harga lebih murah

Dengan berbagai konsep tersebut agen di Indonesia tentu akan lebih baik.

Sumber: Sewa Genset

Rabu, 23 Januari 2013

Kotoran Sapi Bisa Menjadi Bahan Pembuatan Genset


Dua buah isu global yang sering diperbincangkan masyarakat Indonesia dan dunia adalah mengenai krisis energi dan pemanasan global. Krisis energi yang dampaknya langsung bisa dirasakan adalah tingginya harga bahan bakar. "Hal ini didorong oleh kenyataan bahwa kebutuhan (konsumen) terhadap bahan bakar semakin meningkat dengan pesat, sementara itu sumbernya makin berkurang", menurut Sewa Genset  . Sebagai konsenkuensi logis, tanpa bahan baku energi kehidupan ini tidak ada. Selain itu, penggunaan bahan bakar juga berdampak bagi bumi kita. Penggunaan bahan bakar dari minyak dan batu bara disinyalir sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Karena itu manusia mulai memikirkan suatu solusi yang baik untuk kedua permasalahan di atas, salah satu contohnya yang akan saya bahas di sini adalah biogas, sebuah teknologi sederhana dan mudah untuk diaplikasikan dapat menjadi sebuah solusi yang baik untuk kedua permasalahan tersebut.

Apa itu biogas?


        Biogas adalah gas produk akhir pencernaan atau degradasi anaerobik bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerobik dalam lingkungan bebas oksigen atau udara (Tatang, 2006). Komponen terbesar (penyusun utama) biogas adalah metana (CH4, 54 – 80 %-vol) dan karbon dioksida (CO2, 20 – 45 %-vol). Pada prinsipnya proses produksi biogas, terjadi dua tahap yaitu penyiapan bahan baku dan proses penguraian anaerobik oleh mikroorganisme untuk menghasilkan gas metana. Gambar dibawah adalah beberapa aplikasi biogas dalam kehidupan sehari – sehari.

Bahan baku:

Biogas berasal dari hasil fermentasi bahan-bahan organik diantaranya:

  • Limbah tanaman : tebu, rumput-rumputan, jagung, gandum, dan lain-lain, 
  • Limbah dan hasil produksi : minyak, bagas, penggilingan padi, limbah sagu, 
  • Hasil samping industri : tembakau, limbah pengolahan buah-buahan dan sayuran, dedak,       kain dari tekstil, ampas tebu dari industri gula dan tapioka, limbah cair industri tahu, 
  • Limbah perairan : alga laut, tumbuh-tumbuhan air,
  • Limbah peternakan : kotoran sapi, kotoran kerbau, kotoran kambing, kotoran unggas.



Pemanfaatan kotoran sapi sebagai pembangkit Listrik

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) membuat suatu reaktor Bioelektrik yang mampu menjadikan kotoran sapi dan limbah organik lainnya sebagai biogas penghasil listrik. “Genset pembangkit listrik yang tadinya 100 persen menggunakan solar, kini cukup dengan menggunakan 30 persen solar saja, karena 70 persennya bisa digantikan dengan biogas, sehingga hemat 70 persen solar,” kata Peneliti Bioelektrik Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik (Telimek) LIPI Aep Saefudin MT yang dihubungi di Jakarta, Jumat (21/08).

Genset dual fuel atau berbahan bakar ganda berkapasitas 10 KWH itu bisa menghasilkan daya listrik sebesar 2.000 watt, di mana untuk satu kWh konsumsi listrik memerlukan 0,03 m3 biogas (1 m3 biogas sama dengan 0,8 liter solar/premium). “Cara membuat biogas dengan reaktor bioelektrik itu yakni mencampurkan kotoran sapi dan air satu banding satu atau satu banding dua, lalu dimasukkan ke dalam reaktor secara anaerob selama 21-30 hari sehingga terjadi pembusukan dan kemudian menjadi gas methan,” katanya. Sekitar 60 persen biogas itu adalah gas metana (CH4), 38 persen karbon dioksida (CO2), dan sisanya gas hidrogen sulfida (H2S). Gas yang dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerob ini kemudian bisa menjadi bahan bakar untuk genset listrik dan bisa diaplikasikan oleh siapapun.

Modifikasi yang dilakukan dalam pembuatan genset dual fuel hanya menambahkan perangkat regulator dan mixer yang dipasang di saluran udara yang terhubung ke ruang pembakaran mesin diesel biasa. Regulator berfungsi untuk mengatur laju rata-rata atau flow rate aliran biogas yang memasuki mesin. Mixer membantu pencampuran antara udara dan biogas yang terisap mesin menjadi campuran udara yang homogen. "Ini teknologi sederhana, sudah banyak diaplikasikan," kata Arifin (Kepala Subbidang Laboratorium Motor Bakar LIPI)

Perangkat berupa pipa logam pendek ini diselipkan di tengah-tengah pipa saluran lubang pemasukan udara mesin itu. Pada pipa logam itu dipasangi semacam nozzle, yang tersambung ke pipa paralon tempat biogas dialirkan. Dari nozzle itu, aliran biogas "disuntikkan" agar bercampur dengan udara yang disedot oleh genset tersebut. Meski sedikit, solar tetap dibutuhkan untuk pre-combution atau pemicu pembakaran di ruang mesin karena sistem mesin diesel menggunakan sistem kompresi untuk pemicu pembakarannya. Ini berbeda dengan mesin berbahan bakar bensin yang menggunakan percikan listrik dari busi sebagai pemicu pembakaran di ruang mesin.

Menurut Sewa Genset Terpercaya, sebenarnya sistem serupa yang dikembangkan di luar negeri bisa menekan penggunaan solar sampai tinggal 10 persen. Namun, pembangkit listrik yang dikembangkan LIPI diatur menggunakan komposisi 30 persen solar dan 70 persen biogas mesin. Dengan setting itu, biogas yang disuntikkan ke genset hanya 20 liter/menit atau 1,2 m3 biogas tiap jam. Sistem ini terbukti dapat memangkas penggunaan solar hingga separuhnya. Untuk menyalakan mesin pembangkit 10 kWh selama delapan jam tanpa henti, biasanya dibutuhkan 8 liter solar, dengan rata-rata konsumsi bahan bakar spesifik satu jam membutuhkan seliter solar. Dengan system dual fuel, solar yang digunakan hanya berkisar 3-4 liter.

Dalam pengujiannya, mesin pembangkit listrik sistem dual fuel 10 kWh di Desa Girimekar, Cilengkrang, baru digunakan untuk pemakaian maksimal empat jam dengan daya listrik 8 kWh. Dengan pemakaian selama itu, biogas yang disedotnya mencapai 14,4 meter kubik. "Konsumsi bahan bakar (solar) turun dari 1 liter/jam menjadi 0,4 liter/jam," Arifin menandaskan. Arifin mengakui penghematan itu belum memasuki angka ekonomis jika digunakan di Jawa dan Sumatera. Tapi di daerah yang sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, seperti di daerah atau pulau terpencil, teknik dual fuel ini dapat menjadi alternatif. Pengoperasiannya pun tidak rumit. Sebelum mesin diesel dinyalakan, aliran biogas ke dalam mesin itu disetel dengan kecepatan rata-rata aliran 20 liter/menit. Setelah itu baru kunci starter diputar untuk menyalakan genset. Suara gemuruhnya memekakkan ruangan riset seukuran garasi mobil itu. Istimewanya, asap yang mengepul keluar dari mesin itu berwarna putih dan relative tipis, tidak ada jelaga hitam yang biasa terlihat dari mesin diesel.

Sementara itu, Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI Yaya Sudrajat Sumarna menyatakan, biogas merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui karena bahan bakunya limbah organik yang sangat berlimpah. Potensi pengembangan biogas di Indonesia masih cukup besar mengingat cukup banyaknya populasi ternak serta limbah organik lain. Untuk setiap satu ekor sapi/ kerbau dapat menghasilkan kurang lebih dua m3 biogas per hari dan ini cukup untuk keperluan memasak dan penerangan dalam skala rumah tangga, paparnya.

Menurut Yaya, penggunaan biogas ini memiliki banyak keuntungan, antara lain: mengoptimalkan limbah organik yang sudah tidak terpakai sehingga tidak menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Selain itu juga menghasilkan hasil samping tambahan berupa kompos organik baik dengan bentuk kompos cair maupun kompos padat dengan kualitas yang sangat tinggi dan cocok sebagai pupuk organik untuk segala jenis tanaman. Biogas dapat dibakar seperti layaknya elpiji sehingga dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik. Dengan berkembangnya Biogas di Indonesia di harapkan kebersihan dan sanitasi lingkungan akan terbantu sehingga masyarakat menjadi sehat.

Sumber : Sewa Genset

Rabu, 16 Januari 2013

Memilih Genset Bekas yang Berkualitas

Jika Anda pernah menjadi korban pemadaman listrik panjang akibat cuaca buruk, kemungkinan besar yang ada dipikiran Anda saat ini adalah bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut dan apakah dengan mempercayakan segala permasalahan tersebut dengan memiliki sebuah mesin genset listrik yang nantinya dapat anda simpan di garasi,serta dapat Anda gunakan untuk waktu berikutnya ketika Anda membutuhkannya, merupakan pilihan yang tepat? Tapi karena harga sebuah genset baru juga lumayan, kami rental genset akan membahas cara memilih genset bekas dengan harga miring tapi tetap berkualitas. Yuk, kita simak... 



Beragam genset telah beredar di pasaran. Masing-masing menawarkan kelebihannya. Ada genset baru, ada pula yang menyediakan genset bekas. Untuk genset baru, resiko kondisi genset yang tidak baik lebih kecil dibandingkan dengan genset bekas. Namun demikian, apabila anda dapat meneliti dengan benar kondisi genset yang tidak baru lagi tersebut, maka tidak menutup kemungkinan anda dapat menemukan genset yang kualitasnya masih baik dan layak. Bahkan bisa jadi lebih awet dibandingkan genset baru.

Memilih genset bekas bukanlah suatu hal yang mudah. Ini disebabkan karena terkadang kita tidak mengetahui dengan benar, apa sebenarnya yang kita inginkan dari sebuah genset. Apalagi tersedia banyak pilihan genset ini di pasar, terutama di internet. Maraknya penjualan genset ini dengan media internet dikarenakan kemudahannya antuk diakses semua orang dan proses jual beli dapat dilakukan dengan mudah. Sama halnya dengan penjualan genset baru, penjualan genset bekas juga disertai penawaran-penawaran yang menarik terkait keunggulan genset tersebut. Ini semakin membuat pembeli sulit menentukan pilihan genset.

Menurut Rental Genset, sebelum anda membeli genset bekas via internet, lebih baik anda mencari informasi terlebih dahulu untuk memastikan bahwa anda mendapatkan generator yang kualitasnya masih baik. Pastikan juga, bahwa generator bekas tersebut sesuai dengan keperluan anda secara spesifik. Terlebih lagi apabila genset bekas yang nantinya anda beli merupakan sumber energi primer bagi area anda. Inilah mengapa penting untuk membuat perencanaan terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli generator bekas. Pertimbangkan masing-masing pilihan genset yang tersedia, yang sesuai dengan kebutuhan anda sebelum anda membuat keputusan genset mana yang akan anda beli.

Membeli genset bekas merupakan solusi efektif untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan ketersediaan sumber listrik dengan harga yang lebih miring. Tetapi anda harus berhati-hati dalam membeli generator bekas. Jika tidak hati-hati, yang terjadi adalah pengeluaran dana yang semakin membengkak akibat anda membeli di tempat yang salah. Oleh karena itu, penting untuk meneliti dan melakukan pengecekan terhadap alternatif pilihan yang tersedia di pasaran. Ini menjadi hal yang krusial jika anda menginginkan untuk membeli genset bekas tanpa pengeluaran yang berlebihan.

Ada beberapa faktor penting yang perlu menjadi perhatian dari genset bekas yang akan dibeli. Faktor vital ini menentukan kualitas generator bekas tersebut. Faktor itu antara lain adalah brand produk, pabrik yang memproduksinya, garansi, lama penggunaan sebelumnya, kualitas kerja genset dan perbaikan yang mungkin harus dilakukan. Jika anda memperhatikan dengan seksama kondisi genset yang akan anda beli, maka anda akan mendapatkan generator bekas yang kualitasnya masih baik dan sesuai dengan kebutuhan anda. Tetapi apabila pengamatan terhadap generator bekas yang akan anda beli tidak teliti, maka anda hanya akan mendapatkan sampah, yang akan semakin menguras dana anda. Pilihlah genset  bekas yang tidak hanya efisien, tetapi juga afektif dari segi ekonomi. 

Sumber : rental genset

Kamis, 10 Januari 2013

Penemu Generator tanpa BBM Asal Malang

Sewa Genset-Slamet Hariyanto(53), warga Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang seorang tukang servis dinamo telah menemukan penghasil energi listrik baru yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Hampa (PLTH).

Pak Slamet Hariyanto alias Pak Embing/Mbah embing ini membuat generator listrik dengan memanfaatkan karbon padat yang dihasilkan dari pembakaran batok kelapa hingga menjadi abu. Karbon ini kemudian dipasang di panel-panel kaca yang kemudian dihubungkan dengan aki, trafo dan kapasitor. Prinsip kerjanya milik dengan prinsip batere, yaitu menyimpan energi untuk diubah jadi daya listrik. Dan hanya butuh satu komponen yang dibeli dari pasar untuk membuat pembangkit listrik ciptaannya tersebut. Yaitu kapasitor seharga Rp. 850 ribu, sisanya memanfaatkan barang bekas pakai.

Meski hanya lulus SD dan sedikitpun tidak punya bekal akademis jurusan teknik kelistrikan ini, Slamet dapat menciptakan pembangkit yang lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak. Alatnya pun tidak berisik dan tidak menyisakan limbah. Semua itu berkat keteguhan dan perenungan dirinya tentang masa depan kelistrikan, ia pun melakukan serangkaian inovasi.

Keberhasilan Slamet inilah, yang membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan tertarik dan mendukung pengembangan PLTH ciptaan Slamet. Senin (23/7/2012) lalu, Dahlan Iskan menghubungi Slamet dan ingin memesan alat ini untuk rumahnya di Surabaya.

Namun, karna takut dijiplak orang lain, Slamet belum menjual penemuannya secara bebas. Hal tersebut dikarenakan temuan hasil renungannya selama bertahun-tahun itu masih belum mendapatkan Hak Paten. Lebih dari itu, rumus spektakuler dalam cara kerja kelistrikan PLTH buatan warga Pujon itu akan dijiplak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Butuh riset sejak tahun 1997. Baru kemudian tahun 2008 saya coba buat. Hasilnya, ternyata bagus dan berhasil,” kata Slamet.

Ditambahkan Mbah Mbing, khusus pembuatan alat PLTH dengan 1 fuse, hanya memerlukan biaya Rp.5 juta per unit. Sedang pembuatan PLTH dengan 3 fuse, bisa menghabiskan dana sebesar Rp.15 juta per unitnya. "Seluruh pembuatan alat ini menggunakan barang bekas. Yang baru hanya kapasitornya saja," pungkas Mbah Mbing yang sehari-hari, juga menerima pekerjaan service dinamo di rumahnya.

Selain itu, kelebihan PLTH ini selain tanpa BBM, PLT Hampa ini bekerja tanpa mengeluarkan suara dan bisa bekerja selama 24 jam sehingga bisa menghidupkan lemari es atau Kalau mati, maka harus dipancing lagi dengan aki.

Bupati Malang Rendra Kresna yang kemarin mengunjungi Slamet, berjanji akan membantu Slamet untuk mematenkan PLTH buatannya. Pemkab Malang akan membantu mematenkan karya Pak Embing. Kalau nanti bisa diproduksi massal dengan harga murah, Kabupaten Malang juga bisa memanfaatkan untuk menerangi sejumlah dusun yang belum diterangi listrik.

Selasa, 30 Oktober 2012

LG AC, Solusi Rumah Berdaya Listrik Kecil

Kini LG meluncurkan produk AC untuk pengguna rumah yang berdaya listrik kecil. Produk terbaru mereka adalah LG Hercules 2.0. Dengan LG Hercules ini, walau rumah Anda berdaya listrik kecil, bukan halangan untuk merasakan ruangan yang sejuk dan dingin

Dengan teknologi inovatif daya watt rendah LG Hercules 2.0 untuk kapasitas 0.5 pk, 3/4 pk, 1 pk dan 1.5 pk masing-masing menggunakan daya 310w, 520w, 650w dan 940w-level energi luar biasa rendah yang belum ada tandingannya.


Segera dapatkan LG Hercules 2.0 di Toko AC atau Sewa AC terdekat

Senin, 17 September 2012

Menyejukan Ruangan Tanpa AC

Ruangan yang sejuk menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan istirahat yang berkualitas. Di kamar tidur, misalnya, bila suhunya sejuk, rasa kantuk akan cepat menghapiri kita. Di ruang keluarga tak jauh beda bila temperaturnya sejuk akan mendukung obrolan kita menjadi lebih rileks.

Cara paling mudah untuk membuat ruangan menjadi sejuk tentu dengan membeli atau sewa ac dan memasangnya di ruangan tersebut. Meski praktis, pemasangan AC belum tentu hemat biaya dan ramah lingkungan. Ada cara lain yang sebenarnya bisa dilakukan, bahkan sejak rumah kita mulai dibangun.

Ruangan yang terasa panas atau sumpek meski tak ada banyak perkakas bisa disebabkan kurangnya ventilasi atau bukaan. Oleh sebab itu, pada saat membangun rumah, sebaliknya Anda perbanyak bukaan yang berfungsi sebagai saluran udara dan cahaya. kurangnya bukaan menjadi "kesalahan yang disepelekan" dan acap terjadi saat membangun rumah.

Posisi rumah yang diselaraskan dengan kecenderungan embusan angin yang mengalir di lokasi itu dapat oula membantu menciptakan ruangan yang sejuk. Jika angin cenderung bertiup dari timur ke barat misalnya, rumah dapat menghadap ke arah utara dan selatan dengan menempatkan beberapa bukaan di samping  kanan-kirinya. Dengan demiklian, ruangan dalam rumah dapat menjadi "lalu lintas" angin.

jendela yang selalu ada di setiap ruangan juga belum tentu cukup sebagai sirkulator udara. Hal ini karena menurut "rumus" arsitektur agar terjadi pertukaran udara dalam ruangan dengan baik, ventilasi silang (cross ventilation) harus tersedia. Menurut sejumlah arsitek, setidaknya dibutuhkan dua buah jendela atau bukaan yang saling berhadapan dalam satu ruangan.

Ventilasi silang mengarahkan udara dapat mengalir dari dalam ke luar dan sebaliknya, tanpa berhenti dulu di dalam ruangan. Udara yang masuk dari satu jendela di hadapannya dan berganti dengan udara baru, begitu seterusnya.

Ukuran jendela atau bukaan juga mesti selaras dengan ukuran ruangan. Rumah atau ruangan yang besar tentu membutuhkan lebih banyak bukaan dengan ukuran yang besar pula. Selain udara, bukaan memungkinkan ruangan terpapar cahaya matahari sehingga tidak lembab dan sehat.

Sumber : Kompas 

Senin, 27 Agustus 2012

Review Generac GP5500

Kali ini saya akan mereview genset merek Generac kembali, sebelumnya saya sempat mereview genset Generac GP3250. Generac memang banyak memproduksi genset dengan berdaya tinggi, kali ini saya akan mereview genset berdaya 5.500 watt, yaitu genset Generac GP5500.

Generac GP5500 merupakan genset yang berdaya tinggi sebesar 5.500 wat dan memiliki empat outlet AC standar dan mempunyai outlet untuk alat 240 volt. semua soket listrik tertutup untuk melindungi mereka dari cuaca. Generac GP5500 mempunyai tegangan otomatis dan petunjuk meteran untuk dapat melihat kapan minyak harus di ganti. Genset ini dilengkapi dengan kit portabilitas - keranjang kokoh dengan roda karet dan peganngan lipat-down. Garansi yang diberikan oleh Generac adalah 2 tahun.

kekurangan dari genset GP5500 adalah tidak ada DC stopkontak dan berat.
Menurut review seseorang dari electricgeneratorsdirect.com, Generac GP5500 merupakan genset terbaik dalam kisaran ukurannya. So tunggu apalagi, silahkan sewa genset GP5500 sekarang juga.

Berikut adalah spesifikasi dari Generac GP5500

Spesifikasi
MPNGP5500
UPC696471059397
Peak power (watts)6,875
Rated power (watts)5,500
Sound level (decibels)N/A
FeaturesAuto voltage regulation; fuel gauge; hour meter; low-oil shutdown; covered outlets; 240 volt outlet
DC voltageNone
Starting systemRecoil
Fuel tank capacity (gallons)7
Running time10
AC output23 amps @ 240 volts
Outlets(4) 5-20R
(1) L14-30R twist-lock
Engine389 cc OHV
Length (inches)29
Width (inches)27
Height (inches)25
Weight (pounds)180
WarrantyTwo years